Animasi Logo NU

December 5, 2015

Seminar Nasional dalam Rangka Harlah KMNU UNDIP yang Pertama


                Sabtu, 28 November 2015, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Diponegoro (KMNU UNDIP) mengadakan Seminar Nasional yang bertempat di Hall Gedung C lantai 4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNDIP, dengan tema “Meneladani Keulamaan Pangeran Diponegoro untuk Menjadi Insan Cerdas dan Berkarakter” dalam rangka memperingati Harlah KMNU UNDIP yang pertama. Seminar ini dihadiri oleh Rektor Universitas Diponegoro, yaitu Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum, K.H Abu Hafsin (ketua PWNU Jawa Tengah), Hasyim Asy’ari, S.H., M.Si.,Ph.D. (ketua banser Jawa Tengah), dan juga  para pembicara yang luar biasa, yaitu Ki Roni Sodewo (Keturunan Generasi ke-7 Pangeran Diponegoro) , Prof. Dr. Wasino, M. Hum (Guru Besar Sejarah UNNES), dan K.H M. Sam’ani Khoiruddin S.Ag. (Pengasuh Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu). Selain itu, juga dihadiri oleh teman-teman dari KMNU lain, yaitu KMNU UIN Sunan Kalijaga, KMNU UGM, KMNU UII, dan KMNU UNY, serta para tamu undangan lainnya.
                Seminar ini diawali dengan penampilan Rebana Diponegoro University (Ready). Pukul 08.00, seminar  dibuka oleh MC (Bagas Ardiyanto dan Fakhrun Nisa), dilanjutkan dengan pembacaan Ayat-ayat Suci Al-Quran oleh Armila Ernisa Zulfa, menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin ole Naila  , dan sambutan-sambutan oleh ketua KMNU UNDIP (Muhammad Syaifudien Bahry), ketua PWNU Jawa Tengah (K.H. Abu Hafsin), serta rektor Universitas Diponegoro (Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum)
                Pukul 09.00, Seminar Nasional degan tema “Meneladani Keulamaan Pangeran Diponegoro untuk Menjadi Insan Cerdas dan Berkarakter” dimulai. Dipimpin oleh dua moderator yang luar biasa yaitu Heri Afiq Maulana dan Mega Ariyanti. Pembicara pertama yaitu Ki Roni Sodewo yang merupakan keturunan generasi ke-7 Pangeran Diponegoro . Beliau memaparkan tentang perjalanan kehidupan Pangeran Diponegoro mulai dari keluarga sampai perjuangan beliau mempertahankan tanah air. Pangeran Diponegoro mempunyai 8 istri dan 22 putra/putri. Sampai akhirnya Pangeran Diponegoro ditawan dan dibuang ke pengasingan tercatat masih memiliki empat isteri yaitu RA. Retnadewati, R.A Ratnaningsih, R.A Retnokumolo dan R.A Retnaningrum. Hanya R.A Ratnaningsih yang akhirnya mengikuti Pangeran Diponegoro dalam pembuangan. Yang dapat menjadi panutan  adalah Pangeran Diponegoro adalah sosok yang sangat memberi inspirasi dan meninggalkan warisan idiologi yang layak untuk di sebarkan sebagai virus kebaikan, serta beliau adalah sosok yang Jujur, Tegas, Berani dan Bijaksana.
                Pembicara yang kedua adalah Prof. Dr. Wasino, M. Hum. Beliau memaparkan tentang sisi sejarah keislaman Pangeran Diponegoro. Dimana perang hanyalah sebuah sarana untuk melakukan perubahan menegakkan tatanan sosial yang berlandaskan ajaran agama islam. Oleh karena itu, nilai-nilai keislaman menjadi dasar dalam perlawanannya. Selain itu, Pangeran Diponegoro merupakan tokoh inspiratif dalam sejarah bangsa Indonesia.
                Pembicara yang ketiga adalah K.H M. Sam’ani Khoiruddin S.Ag. Beliau menjelaskan tentang cara meneladani sisi keulamaan Pangeran Diponegoro untuk kebangsaan. Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang sangat pantas untuk diteladani. “Salah satu contoh nyatanya adalah santri/santriwati Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu,  siangnya mereka kan menjadi santrinya Pangeran Diponegoro sedangkan malamnya menjadi santrinya  mbah Galang Sewu”, tutur K.H M. Sam’ani Khoiruddin S.Ag. Jadi, tidak hanya urusan dunia saja yang dikejar, urusan akhirat juga tak kalah penting.    

                Pukul 11.45, acara diteruskan dengan tanya jawab. Para peserta sangat antusias sekali dengan seminar nasional ini. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan hiburan oleh Rebana Diponegoro University (Ready). Acara  ditutup dengan do’a dan foto bersama. 
KMNU UNDIP

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Diponegoro

Website: KMNU UNDIP

  • Google Comments
  • Facebook Comments

3 comments:

Item Reviewed: Seminar Nasional dalam Rangka Harlah KMNU UNDIP yang Pertama Rating: 5 Reviewed By: Administrator