[ Cerita Perjalanan Selama Ber-KMNU ]
Assalamualaikum
Kenalin namaku Muhammad Afif Ardiansyah, mantan mahasiswa Universitas Diponegoro yang sekarang berkuliah di Universitas Al Azhar, Cairo, Mesir.
Kenapa memilih KMNU
Undip?
Karena bagiku KMNU Undip merupakan wadah yang sesuai bagi teman-teman mahasiswa yang ingin ikut berpartisipasi dalam syiar keagamaan yang berbalutkan bingkai ASWAJA yakni Ahlussunnah Wal Jama'ah An Nahdliyah.
KMNU Undip merupakan organisasi eksternal yang bergerak di bidang sosial keagamaan yang fokus Syiar nya berada di lingkungan kampus dan sekitarnya. Alasan ku sendiri mengapa memilih KMNU Undip sebagai sarana berorganisasi adalah karena latar belakang serta lingkungan yang selama ini melekat pada diri ku adalah NU (Nahdlatul Ulama). Hal tersebut membuatku tertarik terhadap NU, terlebih lagi dulu aku pernah nyantri selama 6 tahun di Ponpes Raudlatul Ulum, Guyangan, Pati yang basisnya juga NU.
Semuanya berawal dari kerisauanku saat dulu keterima di Undip yang notabene adalah PTN yang di dalamnya penuh dengan modernitas dan mayoritas orang-orang nya berasal dari kalangan umum yang tidak begitu mengenal islam, bahkan sebagian dari mereka abai terhadap macam-macam paham agama islam. Oleh sebab itu lah aku bertanya pada diriku sendiri "apakah aku masih bisa berkhidmah di NU?". Akhrimya pertanyaan itu terjawab ketika secara tidak sengaja aku melihat postingan temanku tentang Oprec Recruitmen Anggota Baru KMNU Undip, tanpa berpikir panjang aku pun langsung mendaftarkan diri dan alhamdulillah resmi menjadi anggota KMNU Undip.
Apa yang kamu
dapatkan selama di KMNU Undip ?
Pastinya banyak
sekali hal-hal yang kudapatkan selama berada di KMNU Undip. Hal pertama yang
paling ingin ku sampaikan ke temen-temen mahasiswa semua adalah titik tertinggi
dari suatu pengabdian adalah saat kita jatuh berkali-kali namun kita tak pernah
menyerah dan selalu berusaha bangkit kembali. Di KMNU Undip aku belajar bahwa
tidak ada yang namanya jalan buntu selagi kita berikhtiar, mau semustahil apa
pun masalah yang dihadapi, Allah selalu memberikan solusi terbaik. Pesan itu adalah
salah satu pelajaran berharga yang ku pelajari di KMNU Undip, dimana aku belajar
tentang arti khidmah.
Hal lain yang
kudapatkan selama khidmah di KMNU Undip adalah keluarga. Seperti namannya
(Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama), di KMNU Undip aku diajarkan tentang betapa
pentingnya arti kekeluargaan. Hal tersebut juga selalu digaung-gaungkan oleh
para senior KMNU Undip bahwa kita semua berada dalam satu ikatan kekeluargaan
di bawah Jam'iyah Nahdlatul Ulama.
Satu hal yang menurutku
penting, terutama bagi teman-teman yang tetap ingin istiqomah dalam mengamalkan
amaliyah NU, melihat lingkungan kuliah membawa banyak dampak negatif yang jika kita
tidak pandai-pandai untuk memilahnya kemungkinan besar kita bisa terseret arus
negatif. Maka untuk menghindari hal tersebut, bergabung dengan KMNU Undip
adalah pilihan yang tepat karena di KMNU Undip terdapat kegiatan-kegiatan
amaliyah NU yang dilaksanakan secara rutin seperti Yasin-Tahlil dan Sholawatan.
Selain itu, di KMNU Undip juga terdapat kajian-kajian agama yang membahas
persoalan yang sering terjadi di masa sekarang seperti KHS (Kajian Hari Sabtu)
dan Kajian An Nisa (khusus akhwat).
Apa sih benefit yang
kamu dapatkan di KMNU Undip ?
Berbicara tentang
benefit pastinya semua organisasi memiliki benefit yang ditawarkan kepada
anggotanya. Sama halnya dengan di KMNU Undip sendiri, secara umum seperti organisasi-organisasi
lainnya, kita bisa mendapatkan benefit untuk meningkatkan skill baik itu soft
skill maupun hard skill. Namun benefit yang inginku bagikan ke temen-temen
mahasiswa semua yang hanya bisa kita dapatkan di organisasi-organisasi tertentu
salah satunya di KMNU Undip adalah "Barokah". Mungkin dari
temen-temen semua saat mendengarkan kata barokah yang terlintas di pikiran
temen-temen adalah yang baik-baik. Namun sedikit lebih dalam tentang makna dari
barokah yaitu :
"البركة ثبوت الخير
في الشيء"
Yang artinya “ Barokah
adalah tetapnya kebaikan dalam suatu perkara”. Seperti yang sudah aku jelasin
di awal bahwa KMNU Undip merupakan bagian dari khidmah Jam’iyah Nahdlatul Ulama
yang kita tahu bersama merupakan suatu organisassi besar yang ada di Indonesia yang
dimana NU didirikan oleh Seorang Ulama’ besar Indonesia yakni Hadratussyeikh
Hasyim Asy’ari. Beliau bersama para Ulama’ NU yang ada di Indonesia dengan
penuh perjuangan mendirikan Nahdlatul Ulama’ yang secara garis besar bertujuan untuk mengembangkan ajaran-ajaran islam
Ahlussunnah Wal Jama'ah dan melindunginya
dari penyimpangan kaum pembaru dan modernis. Lantas apa hubungan antara barokah
dengan para pendiri NU ? Pastinya Nahdlatul Ulama bisa berdiri semata-mata
bukan hanya dari usaha para pendirinya saja, melainkan juga dari do’a -do’a para
Ulama’ NU yang senantiasa terpanjatkan. Adanya do’a – do’a dari para Ulama yang
merupakan pewaris para Nabi. Para Ulama’ pendiri NU pastinya selalu berdo’a
kepada Allah agar Jam’iyah Nahdlatul Ulama bisa menjadi wadah pengembangan
asjaran ASWAJA sekaligus media syiar di berbagai elemen masyarakat termasuk di
lingkungan kampus, serta mendo’akan agar orang-orang yang ikut berkhidmah di
dalamnya diberi “Barokah”.
Apa sih keseruan yang
kamu dapatkan di KMNU Undip
Pastinya di KMNU
Undip aku menemukan banyak hal-hal seru baik dari kegiatan-kegiatannya,
proker-prokernya, bahkan dari hal-hal random ataupun tak terduga. Selama berada
di KMNU Undip secara pribadi aku menemukan banyak hal-hal baru yang sebelumnya
belum pernah ku temui seperti relasi. Mungkin terdengar biasa-biasa saja, namun
bagiku yang dulunya seorang pendiam, tentu itu merupakan suatu hal yang baru dan
terasa berbeda. Di KMNU Undip aku mengenal teman-teman seperjuanganku dalam
khidmah di NU, dari situlah aku bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih terbuka.
Hal-hal seru lainnya juga banyak ku temukan di divisiku di KMNU Undip yaitu
Divisi RPM (Riset & Pengabdian Masyarakat) karena di dalamnya banyak
proker-proker yang sifat nya outdoor seperti salah satu proker RPM yaitu
Relawan Bakti, dimana aku langsung terjun ke masyarakat dan menghimpun dana yang
nantinya digunakan untuk membantu mereka yang kurang mampu. Keseruan dari
relasi lainnya yang tak kalah hebat
adalah saat aku berkesempatan bertemu dengan para tokoh NU dan juga orang-orang
besar dan ikut serta dalam berbagai event mulai dari event kecil hingga event berskala
nasional.
Penutup
Mungkin hanya itu yang bisa aku sampaikan ke teman-teman mahasiswa. Aku berharap teman-teman mahasiswa khususnya yang berada area Tembalang-Banyumanik bisa bergabung bersama kami dalam khidmah bersama untuk Jam’iyah Nhdlatul Ulama’ di linkungan kampus dan sekitarnya yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Diponegoro. Terlepas dari apa yang sudah semua aku sampein ke teman-teman seputar pengalamanku selama berada di KMNU, pasti teman-teman punya alasan tersendiri untuk memilih organisasi apa yang ingin dituju. Yang pasti apa pun itu harus dilandasi dengan kemantapan hati dari teman-teman semua agar merasa nyaman saat berada di suatu organisasi.
Akhir kata aku minta maaf jika masih banyak kesalahan dalam tulisanku ini. Semoga bisa menjadi wawasan yang bermanfaat bagi teman-teman semua dan semoga kita semua diberikan kemudahan serta kelancaran dalam menjalan kuliah hingga tuntas, Aamiin.
Wassalamualaikum.
0 comments:
Post a Comment