Animasi Logo NU

October 30, 2015

KMNU UNDIP Ikuti NU-santara ( Nahdlatul Ulama : Science and Cultural Art Olympiad ) 2015

NU-santara ( NahdlatulUlama: Science and Cultural Art Olympiad ) 2015 yang diselenggarakan oleh KMNU Nasional pada tanggal 16 – 18 Oktober 2015 di Institut Pertanian Bogor, dihadiri oleh 12 KMNU PT se-Indonesia dan 1 KMNU PT dari Malaysia. Tak terkecuali KMNU UNDIP tercinta dengan lima orang delegasinya, yaitu Siti Khasanah, Rita Sugiarto, Bagus Gemilang, Ela Safitri dan Maftukhatun Nikmah. NU-santara sendiri terdiri atas berbagai even, diantaranya adalah perlombaan, pelatihan dan seminar nasional.
Kelima orang delegasi yang diberangkatkan kemudian berkesempatan mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh panitia NU-santara, yaitu pelatihan kajian dan dakwah, Administrasi dan Keuangan, Jurnalistik dan IT , NU Training, serta ke-NU-an dan ke-KMNU-an. Lima pelatihan ini dilaksanakan untuk mencetak kader-kader NU yang memiliki intelektual yang berkualitas.
Pada pelatihan kajian dan dakwah, para kader NU diberi materi dan diskusi bersama Buya Yahya dan KH Misbahul Munir. Buya Yahya banyak mengangkat permasalahan terkait Aswaja.
Sedangkan KH Misbahul Munir sendiri membahas tentang NU dan Aswaja. Kita menganut pada 4 sumber ajaran agama islam, yaitu Al-Qur’an, As-Sunnah, Al-Ijma’, dan Al-Qiyas. Jalan pendekatan kita melalui 3 bidang, yaitu :
1.      Di bidang Aqidah, mengikuti ahlu sunnah wal jama’ah yang dipelopori oleh Imam Abul Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Manshur Al Maturidi
2.      Di bidang Fiqih, harus mengikuti salah satu madzhab dari yang 4, yaitu : Abu Hanifah An-Nu’man, Imam Malik bin Anas, Imam Muhammad bin Idris As-Syafi’I, dan Imam Ahmad bin Hanbal
3.      Di bidang Tasawwuf, mengikuti Imam Al-Junaidi Al-Baghdad dan Imam Al Ghazali
Pada pelatihan NU-Training para kader NU dilatih untuk bisa menjadi trainer NU yang handal. Dengan pemateri yang tak kalah hebat, yaitu Mtvi. Azman Ridha Zain, Mukhanf Yasin, S.S , dan Ikrom Mustofa mampu membuat para kader sangat antusias mengikuti pelatihan. Pada pelatihan Jurnalistik dan IT yang dilatih oleh M Sunyoto, para kader NU dilatih agar bisa memanfaatkan teknologi yang ada dengan sebaik-baiknya sebagai salah satu media dakwah Keluarga Mahassiswa Nahdlatul Ulama.
Pelatihan Administrasi dan Keuangan bertujuan untuk melatih para kader muda NU khususnya Pengurus KMNU di masing-masing Perguruan Tinggi agar ada keseragaman dalam pengelolaan administrasi dan keuangan dan dapat membawa kemandirian bagi KMNU PT masing-masing.
Sayangnya, dalam pelatihan ke-NU-an dan ke-KMNU-an dengan pemantik M. Zimamul Adli selaku Presidium Nasional (Presnas) 1 dan Ahmad Nur Shobah selaku Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) KMNU Nasional. KMNU Undip belum mampu mewakilkan delegasinya untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Sedangkan puncak dari serangkaian kegiatan NU-santara 2015 ini adalah“Seminar Kebangsaan dan Kontemplasi Budaya” yang bertempat di Auditorium Toyib Hadiwijaya Fakultas Pertanian IPB. Seminar ini dibagi menjadi 2 sesi, yaitu : sesi pertama adalah Seminar Kewirausahaan dan Kepemudaan, dan sesi kedua adalah Kontemplasi Budaya. Dalam seminar ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MSc. (wakil rektor IPB), Bapak Toto M. Ulum (asisten Katbangkestra), dan Dr. Ir. Burhanuddin,MM (pembina KMNU). Dalam ceramah kebangsaan, KH Abdul Manan Ghani (perwakilan dari PBNU), 70 % masjid dibangun oleh warga NU, namun mereka hanya gemar membangun masjid tetapi kurang gemar memakmurkannya. Oleh karena itu, peran KMNU sangatlah penting dalam hal ini.
Dalam sesi yang pertama yaitu Seminar Kewirausahaan dan Kepemudaan, dimoderatori oleh Bapak Burhanuddin dengan pematerinya yaitu Bapak Zainul Munasichin, MA ( staff khususMenpora RI), Dr. Ir. H. IfanHaryanto, MSc. , dan Dr. Jaenal Effendi, PhD. Intinya yaitu kita harus jadi pengusaha sukses. “Jadilah guru, dosen, tapimiliki pula usahasampingan, yaituwirausaha”, tutur Dr. Jaenal Effendi, PhD. Dalam rangka menciptakan wirausaha muda, Menteri Pendidikan dan Olahraga mencanangkan sebuah program yaitu “Lembaga Pemodalan Kewirausahaan Pemuda (LPKP)”.

            Sedangkan pada sesi yang kedua yaitu Kontemplasi Budaya, pembicaranya adalah Dr. NgatawiAl Zastrow dan KH.Zawawi Imron. KH. Zawawi Imron, penulis yang terkenal dengan julukan “Sang Celurit Emas”, menutup acara dengan pembacaan penggalan puisi berjudul Resolusi Jihad. Puisi yang rencananya akan dibacakan di Kirab Hari Santri 22 Oktober di Tugu Pahlawan, Surabaya, tersebut membangkitkan semangat para kader muda NU yang hadir di dalam seminar ini. Nasihat yang luar biasa dari KH Zawawi Imron, yaitu“ Berpikirlah pada hati yang jernih, suci, maka kebaikan akan menyelimuti”.

KMNU UNDIP

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Diponegoro

Website: KMNU UNDIP

  • Google Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: KMNU UNDIP Ikuti NU-santara ( Nahdlatul Ulama : Science and Cultural Art Olympiad ) 2015 Rating: 5 Reviewed By: Administrator