
Rangkaian acara ini dimulai ba’da maghrib. Acara yang pertama adalah pembacaanmaulid simthudduror dan sholawat oleh kelompok rebana Undip yang bernamaReady (Rebana Diponegoro University). Para hadirin yang datang pun juga ikut bersama – sama membaca sholawat secara berjamaah. Kekhusyukan hadirin dalam membacakan sholawat membuat suasana semakin hikmat terutama ketika mahallul qiyam, yaitu berdiri dan membaca sholawat salam serta “menghadirkan” Rasulullah saw dalam do’a kita. Acara pembacaan maulid ini ditutup dengan do’a dan dilanjutkan dengan sholat isya’ berjamaah.
Berikutnya acara diisi dengan pembacaan tahlil (baca: Tahlilan) yang ditujukan untuk beliau Almarhum Gus Dur.Tahlilan dipimpin oleh Mas Hasan dan juga dilanjutkan dengan pembacaan nadhom asma’ul husna secara berjamaah.
Acara yang terakhir adalah diskusi dengan tema “Gus Dur Bapak Kelautan Indonesia”, diskusi ini dipimpin oleh Mas Dhuha (mahasiswa S2 Ilmu Sejarah Undip, mantan ketua Pkpt Ipnu-ippnu Unnes) dan Mas Farhan (mantan wapres Kesma BEM KM Undip, senior PMII Komisariat Diponegoro). Acara kemudian ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Mas Hasan dan dilanjutkan dengan lantunan Syi’ir Tanpo Waton-Gus Dur dari ketua panitia sekaligus ketua Gusdurian UNDIP yaitu Mas Izul bersama dengan Mas Anfal dan diiringi rebana dari Ready (Rebana Diponegorouniversity).
0 comments:
Post a Comment